Saat berpuasa disarankan untuk berbuka dan sahur dengan sesuatu yang
manis sebagai sumber energi sepanjang hari. Manisan buah kurma adalah
yang paling banyak diminati untuk menemani umat Islam menunaikan puasa
selama Ramadan. Tidak heran, karena buah ini memang mengandung gula buah
atau fruktosa yang tinggi, baik untuk tubuh dibandingkan gula pasir.
Selain kurma, madu juga menjadi pilihan suplemen selama bulan puasa. Berbagai khasiat dan kandungannya yang luar biasa memang telah banyak diungkapkan di jurnal ilmiah dan artikel, baik nasional maupun internasional. Namun, sebelum itu semua tertulis, dalam Alquran memang sudah tertulis tentang madu dan khasiatnya sebagai obat yang menyembuhkan manusia. Oleh karena itu, puasa Anda tentu akan semakin bermakna dengan mensyukuri kebesaran Tuhan melalui khasiat madu yang Anda konsumsi selama puasa.
Selain kurma, madu juga menjadi pilihan suplemen selama bulan puasa. Berbagai khasiat dan kandungannya yang luar biasa memang telah banyak diungkapkan di jurnal ilmiah dan artikel, baik nasional maupun internasional. Namun, sebelum itu semua tertulis, dalam Alquran memang sudah tertulis tentang madu dan khasiatnya sebagai obat yang menyembuhkan manusia. Oleh karena itu, puasa Anda tentu akan semakin bermakna dengan mensyukuri kebesaran Tuhan melalui khasiat madu yang Anda konsumsi selama puasa.
sumber Liputan6.com
Madu dalam Tafsiran Quran dan Hadist
Sejalan dengan perkembangan dunia yang semakin canggih, dunia pengobatan juga semakin maju dibandingkan dengan cara pengobatan dahulu. Meskipun pengobatan modern terus tumbuh dan berkembang. Namun pengobatan yang sudah tersirat dalam al-Qur'an dan hadits masih tetap mengambil tempat di dalam kehidupan masyarakat Islam.
Menurut Nabi Sallallahu 'Alaihi Wasallam setiap penyakit itu pasti ada obatnya. Sabda Baginda :
Maksudnya : "Berobatlah, maka sesungguhnya Allah tidak meletakkan penyakit kecuali Allah menyediakan baginya obat, kecuali satu penyakit, yaitu tua" ( Hadis riwayat Abu Daud)
Beberapa penellitian telah dilakukan terutama kepada bahan dasar alami dari tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan. Begitu juga dengan madu lebah karena dalam al-Quran sendiri telah menggariskan pelbagai pengajaran dan maklumat penjagaan diri terhadap berbagai macam penyakit, maupun kesehatan jasad atau rohani agar kita dapat mengerjakan segala perintah Allah dengan teratur.
Firman Allah dalam surah an-Nahl: (Surah An-NAhl: 69).
Tafsirnya: "Kemudian makanlah daripada setiap macam buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan. Daripada perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang memikirkan."
Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam juga ada berpesan agar seseorang itu berobat dengan madu dan al-Qur'an, Baginda bersabda:
Maksudnya: "Ambillah / pergunakanlah olehmu sekalian akan dua obat penyembuh yaitu madu dan al-Qur'an." (Hadis riwayat Ibnu Majah)
Didalam hadits tersebut ternyata madu mempunyai keistimewaan yang tersendiri dengan nilai-nilai utama dalam ilmu kesehatan, yang mempunyai zat-zat besi dan vitamin yang kuat. Di samping itu madu juga dianggap penting kerana memenuhi keperluan tubuh dan cepat memberi tenaga.
Mereka yang mengetahui akan khasiat madu akan menggunakannya secara rutin, hal ini bukan hanya teori tetapi telah dibuktikan dalam beberapa kajian yang telah dilakukan di mana jika diamalkan setiap hari akan mencegah berbagai macam penyakit dan memberi tenaga yang cukup.
Di samping itu madu juga seringkali digunakan untuk sampingan sarapan pagi agar tenaga segera siap digunakan dalam menjalankan kerja harian. Madu juga memiliki aroma enak yang meningkatkan selera, seperti Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam juga mengamalkannya. Diperkuatkan dengan hadits baginda yang berbunyi:
Maksudnya: "Dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Barangsiapa yang menjilat madu sebanyak tiga kali pagi pada setiap bulan, maka dia tidak akan terkena cubaan yang besar."
Di samping itu dengan memakan madu juga dapat menyembuhkan batuk-batuk yang menganggu dan dapat mencegah kekejangan pada otot tubuh khususnya pada bagian kaki. Dalam pengobatan tradisional, madu telah dimanfaatkan untuk menyembuhkan luka-luka terbakar pada kulit. Jika diusapkan madu akan dapat mengurangi rasa sakit yang menyengat dan mencegah pembentukan lepuh (mengelupas) dan cepat sekali menyembuhkan daerah yang terbakar. Di samping itu banyak lagi penyakit yang dapat disembukan misalnya hidung tersumbat, anak yang suka kencing malam ( ngompol ) dan cocok untuk bayi yang baru lahir.
Dalam al-Qur'an, hadits-hadits yang disebutkan dan amalan pengobatan tradisional, madu mempunyai keistimewaannya tersendiri. Adalah menjadi suatu amalan yang baik menjadikan madu sebagai obat dan mencegah berbagai penyakit serta menjaga kesehatan.
sumber : saribunga.com
madu AL WADEY

0 komentar:
Posting Komentar